Makassar, 1 Oktober 2025 – Program Studi (Prodi) Sains Informasi Geografi (SIG) sukses menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 1 Oktober 2025. Kegiatan penting ini berfokus pada Pengembangan Kurikulum Prodi SIG dalam upaya memastikan bahwa kompetensi lulusan sejalan dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Melibatkan Stakeholder dan Alumni Kunci
FGD ini mengundang berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) utama dari sektor industri, instansi pemerintah, serta para alumni yang telah berkarier di berbagai bidang yang memanfaatkan teknologi informasi geospasial. Keterlibatan aktif mereka menjadi kunci untuk mendapatkan masukan yang akurat dan praktis mengenai tuntutan keterampilan dan pengetahuan yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar kerja.
Kepala Program Studi Sains Informasi Geografi, Amal, Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya responsibilitas perguruan tinggi terhadap dinamika industri.
*”Perkembangan teknologi geospasial sangat pesat. Kurikulum kami harus fleksibel dan proaktif dalam mengadopsi tren terbaru seperti kecerdasan buatan (AI) dalam SIG, penginderaan jauh berbasis drone, dan analisis big data geospasial. Melalui FGD ini, kami berharap dapat menyusun profil lulusan yang future-ready,” ujarnya.
Fokus Pembahasan pada Kebutuhan Industri
Beberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi meliputi:
- Integrasi Teknologi Terbaru: Masukan mengenai penguatan mata kuliah yang mengintegrasikan Machine Learning dan Deep Learning untuk analisis citra dan data spasial.
- Keterampilan Soft Skill: Penekanan pada pentingnya kemampuan kolaborasi tim, komunikasi data, dan pemecahan masalah kompleks di dunia profesional.
- Relevansi Praktikum: Evaluasi terhadap materi praktikum dan proyek akhir agar lebih mengarah pada studi kasus riil yang dihadapi di lapangan kerja.
- Sertifikasi Kompetensi: Saran dari stakeholder terkait sertifikasi profesional yang ideal dimiliki oleh lulusan Prodi SIG.
Para alumni berbagi pengalaman langsung mengenai tantangan dan peluang karier mereka, memberikan wawasan berharga tentang kesenjangan antara kurikulum saat ini dengan tuntutan pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, perwakilan industri memberikan pandangan spesifik tentang jenis keahlian yang paling mereka cari saat melakukan rekrutmen.
Tindak Lanjut Pengembangan Kurikulum
Hasil dari FGD ini akan segera ditindaklanjuti oleh tim pengembang kurikulum Prodi Sains Informasi Geografi untuk direvisi dan diimplementasikan pada semester berikutnya. Tujuannya adalah memastikan bahwa mata kuliah, materi ajar, dan metode pembelajaran selaras dengan standar kompetensi kerja nasional dan global di bidang geospasial.
FGD ini menjadi langkah konkret Prodi SIG dalam berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dan siap berkontribusi langsung dalam pengembangan industri dan pembangunan berkelanjutan.

